Jumat, 4 April 2025


27 Maret 2012

Majalah Siantar - Sobat, Mengapa cinta bisa berubah menjadi benci begitu cepat ? pertanyaan ini masih umum di kalangan anak muda atau remaja, mungkin juga saya. Tapi jawaban apa yang bisa di peroleh atas pertanyaan ini ? Saya akan coba share dengan artikel Cinta Jadi Benci ini yang dikutip dari berbagai sumber. Langsung aja di simak ya gan..

Para pemikir yang jenius dalam kasus ini telah mempelajari rasa benci yang diarahkan pada orang lain atau orang yang di bencinya dan Sebanyak 17 perempuan dan laki-laki ikut dilibatkan dalam penelitian ini dan sama sekali tidak melibatkan banci tentunya :). 

Cinta Jadi Benci
Cinta Jadi Benci
Peneliti juga melacak aktivitas otak dari mereka yang di teliti saat melihat foto orang yang mereka benci dan paling tidak di sukai, sekaligus foto kenalan lain milik mereka. Hasilnya memungkinkan peneliti mengidentifikasi 'sirkuit benci', daerah otak yang berkorelasi dengan rasa benci.

Sebelumnya, para ilmuwan yang sama juga mempelajari mekanisme otak yang berhubungan dengan rasa romantic dan kisah indah semasa kasmaran. Mereka tertarik untuk mengetahui bagaimana dua perasaan yang berlawanan antara cinta dan benci dapat mengarahkan pada perilaku yang sama.

Nah, pada akhirnya kedua perasaan itu bisa mendorong orang untuk melakukan sesuatu yang heroik atau justru jahat. Tipisnya perbedaan reaksi otak untuk merespon rasa cinta dan benci inilah yang membuat kedua perasaan itu cepat berubah. Semoga bermanfaat..